BENER MERIAH — Kebakaran melanda lahan kawasanhutan lindung di Desa Bale Atu (Sentral), Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Senin (31/8/2026). Lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare.
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Tim Identifikasi Polres Bener Meriah bersama tim Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan ketua LPHK linge lestari turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi area yang terdampak kebakaran.
Tim melakukan pengecekan di sejumlah titik lokasi kebakaran guna mengumpulkan informasi serta memastikan kondisi lahan yang terbakar. Pemeriksaan juga dilakukan untuk mengetahui dugaan penyebab terjadinya kebakaran.
Dari hasil pendataan awal, luas lahan produksi yang terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih 20 hektare. Namun, petugas masih melakukan identifikasi lebih lanjut untuk memastikan luasan serta kondisi kawasan pascakebakaran.
Tim Identifikasi Polres Bener Meriah mengumpulkan sejumlah informasi dan temuan dari lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan. Sementara itu, tim KPH turut melakukan pengecekan terhadap kondisi kawasan hutan dan lahan produksi yang terdampak.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Petugas masih melakukan pemeriksaan di lapangan untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai peristiwa tersebut.
Polres Bener Meriah mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama di kawasan lahan dan hutan.
Koordinasi antara kepolisian, KPH, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat penanganan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran serupa di wilayah Bener Meriah.( syuhada)












