Kisruh Keterlambatan Siltap Perangkat Desa Siapakah Yang Bermain Ketua jangan Takut Turun Dari Tahta

- Penulis

Senin, 21 Juli 2025 - 03:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Ketua Kaliber Aceh Zoel Kenedi

Kutacane – zk-anews.com | Miris melihat maupun mendengar bahwa Siltap /Tulah Perangkat Desa berbulan bulan belum di realisasikan atau di cairkan.apakah ini ada kaitannya pada saat Sekdakan Aceh Tenggara Bermain Bagi bagi Proyek pada tahun 2024 pada masa Pj Bupati Syakir.

Atau ada permainan untuk mengamankan seseorang ,jelas permainan ini tidak lepas kerja sama yang baik antara Sekda dan UKPBj Kabupaten Aceh Tenggara saat itu

Sehingga Siltap Perangkat Desa tertunda pembayarnya sampai saat ini bulan Juli 2025, kalau disangkut pautkan dengan pemerintahan yang lama itu salah besar ,bukan saya mau mengurui namun alangkah baiknya kita fahami dahulu.

Pada masa pemerintah sebelum Raidin sebagai Bupati Aceh Tenggara mengalami defisit lebih kurang atau kurang lebih sekitar Rp.100 M,Tapi mampu masih diatasi dibayarkan Siltap tersebut.tapi anehnya kemampuan hari ini sungguh sangat memilukan kemampuan Kase Daerah tidak ada .

Hal ini karena kemungkinan sudah diperuntukan untuk hal-hal lain sepeti membayar reknan untuk membayar proyek atau , rehab pendopo,mobil Dinas Bupati , Ketua DPRK,instansi vertikal.

Baca Juga:  Pemimpin Daerah Yang Arogan Pantaskah di Sebut Sebagai Pimpinan Oleh Ketua Kaliber Aceh Zoel Kenedi

Pun demikian pada masa kepemimpinan Slogan Rabu yang terjadi saat itu yang menjadi Kabag keuangan Adalah oknum Yang berinisial HT, sedangkan Kabid Anggaran adalah yang saat ini Menjabat Kaban Keuangan, dimana saat itu dianggarkan pendapatan yang tidak dapat direalisasikannya , sehingga Pemkab Agara defisit nyata lebih kurang Rp 114 M, dengan kata lain Siltap Perangkat Desa tidak terbayangkan selama 3 Bulan ,tapi Arus Kas tetap bisa terjaga untuk bayar kewajiban ( Sebagai Utang Daerah)

Semustinya Bupati selaku pimpinan Daerah ,cari solusi yang tepat ,untuk mengatasi permasalahan ini bukan membiarkan bola blunder jadi konsumsi Publik Seantero Aceh Tenggara .

Yang jadi pertanyaan di publik kenapa begitu lama ya Siltap tidak cair cair Seorang Ketua APDESI bungkam tanpa menyuarakannya,apakah karena Beliau sudah cair dana Desanya atau takut akan pemimpin Daerah ini.

Bukan masalah aturan retorika Keberanian mu wahai Ketua Payung pelindung Perangkat Desa itu yang diperbincangkan Masyarkat Agara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel zkanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎ELANG TIGA HAMBALANG DPP ACEH SANGAT ‎MENGAPRESIASI CALON KAPOLRI IRJEN POL SUYUDI ‎
‎Pengurus Rumah Tani Nusantara Dukung Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden
‎ ‎Nakes RSUD Datu Beru Bantah Mogok Ditunggangi Pejabat: Perjuangan Sudah Berjalan Hampir Lima Tahun
‎ELANG TIGA HAMBALANG Apresiasi Irjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri Berprestasi dan Bersih
‎Nakes RSUD Datu Beru Takengon Mogok Kerja, Protes Pembagian Jasa Medis
Proyek Rp17 Miliar PT Bina Pratama Persada Diduga Asal-asalan, Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi.
Yusra Efendi Tolak Relise Permintaan Maaf Wabup Aceh Tengah, Dinilai Sepelekan Martabat Profesi Pers.
‎Perbaikan Jalan Bintang–Simpang Kraf Dihentikan, Zoel Kenedy Pertanyakan Alasan PUPR Aceh
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:25 WIB

‎ELANG TIGA HAMBALANG DPP ACEH SANGAT ‎MENGAPRESIASI CALON KAPOLRI IRJEN POL SUYUDI ‎

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:58 WIB

‎Pengurus Rumah Tani Nusantara Dukung Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:32 WIB

‎ ‎Nakes RSUD Datu Beru Bantah Mogok Ditunggangi Pejabat: Perjuangan Sudah Berjalan Hampir Lima Tahun

Minggu, 25 Januari 2026 - 06:56 WIB

‎ELANG TIGA HAMBALANG Apresiasi Irjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri Berprestasi dan Bersih

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:51 WIB

Proyek Rp17 Miliar PT Bina Pratama Persada Diduga Asal-asalan, Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi.

Berita Terbaru