Bertahan di Tengah Duka, Warga Kelupak Mata Terpaksa Konsumsi Ubi Kayu Pascabanjir Bandang

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah – zkanews.com – Warga Kampung Kelupak Mata kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah, terpaksa mengonsumsi ubi kayu sebagai makanan utama untuk bertahan hidup pascabencana longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Salah seorang warga berinisial A mengungkapkan, keterbatasan bahan pangan membuat keluarganya tidak memiliki pilihan lain selain mengonsumsi ubi kayu yang direbus. Bantuan beras yang diterima sejauh ini hanya satu kilogram dan tidak mencukupi kebutuhan keluarga.

“Kemarin ada dapat bantuan satu kilogram beras, tapi itu tidak cukup. Untuk bertahan, kami makan ubi kayu yang direbus,” ujar A, Minggu (21/12/2025).

Di tengah kesulitan memenuhi kebutuhan pangan, A juga harus menanggung duka mendalam. Ia menyebutkan, rumah keluarganya hancur tertimbun tanah longsor, dan peristiwa tersebut merenggut nyawa orang tua serta keponakannya.

Baca Juga:  ‎Nakes RSUD Datu Beru Takengon Mogok Kerja, Protes Pembagian Jasa Medis

“Orang tua dan keponakan saya meninggal dunia tertimbun tanah longsor. Kejadiannya hari Rabu, 26 November 2025,” katanya.

‎Menurut warga, selain rumah rusak berat, akses jalan yang terganggu akibat bencana memperlambat distribusi bantuan dan membuat persediaan sembako semakin menipis.

Kondisi ini memaksa banyak keluarga bertahan dengan bahan pangan seadanya yang tersedia di sekitar permukiman.

Warga Kampung Kelupak Mata berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera meningkatkan penyaluran bantuan pangan dan memberikan perhatian serius kepada keluarga korban bencana yang kehilangan tempat tinggal dan anggota keluarga.

Hingga Minggu (21/12/2025), warga masih bertahan dalam kondisi darurat, sambil menunggu bantuan lanjutan dan penanganan pascabencana yang lebih optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel zkanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramadan Penuh Berkah, Medco E&P Malaka Salurkan Bantuan untuk Ribuan Warga
Kasus Faisal di Polda Metro Jaya Jadi Alarm Bahaya Penegakan Hukum
PT Rumah Tani Nusantara Aceh Tengah Santuni Seratusan Anak Yatim dan Fakir Miskin, Serta Buka Puasa Bersama
Danki Kompi 3 Batalyon D Pelopor Brimob Polda Aceh Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026
Brimob Polda Aceh Batalyon D Sigap Bersihkan Danau Lut Tawar Pasca Longsor di Aceh Tengah
“Program Makan Siang Gratis di Bulan Puasa: HMI Takengon Sebut Pemerintah ‘Saingi’ Warung Nasi Ilegal”
‎Warga dan Aktivis Soroti Lambannya Rehabilitasi Pascabencana di Aceh, Pemerintah Diminta Transparan dan Tegas
‎44 KK Korban Bencana di Mendale Pertanyakan Huntara, DTH dan Jadup
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:09 WIB

Ramadan Penuh Berkah, Medco E&P Malaka Salurkan Bantuan untuk Ribuan Warga

Senin, 30 Maret 2026 - 01:06 WIB

Kasus Faisal di Polda Metro Jaya Jadi Alarm Bahaya Penegakan Hukum

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:11 WIB

PT Rumah Tani Nusantara Aceh Tengah Santuni Seratusan Anak Yatim dan Fakir Miskin, Serta Buka Puasa Bersama

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:55 WIB

Danki Kompi 3 Batalyon D Pelopor Brimob Polda Aceh Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 04:32 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon D Sigap Bersihkan Danau Lut Tawar Pasca Longsor di Aceh Tengah

Berita Terbaru