Oleh Ketua Kaliber DKD Aceh Zoel Kenedi
Aceh Tenggara – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penetapan tersangka terhadap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dan adiknya, Ranu Hari Prasetyo bersama tiga orang lainnya. Ardito Wijaya cs dijerat KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek dan penerimaan gratifikasi
Penetepan tersangka terhadap Ardito dan para pihak lain dilakukan KPK setelah memeriksa intensif para pihak yang dibekuk dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Tak lepas dari situ KPK juga masih mengincar beberapa Kepala Daerah yang kerap melakukan penerimaan fee proyek bahkan apa itu nama lainnya , Aceh Tenggara juga tak luput dari pantauan Lembaga anti Rasuha tersebut.
Itu tidak tertutup k mungkinan di Sini di Alas Metuah ini akan terjadi hal yang sama dimana praktek yang dilakukan Bupati Lampung tengah tak ubahnya sama dengan Pemerintahan daerah Aceh Tenggara saat ini
Dimana mulai dari orang terdekat adik bahkan anak ikut andil dalam Pembagian proyek , Jabatan semuanya mulai dari pj kepala Desa hingga kepala Dinas tentunya sudah di raup fee untuk Jabatan itu.
Komisi Pemberantasan Korupsi agar jangan lengah dari pantauan untuk negeri alas metuah ini , bahkan kalau dihitung dugaan suap yang sudah diterima berkisaran lbesar bahkan lebih besar dari OTT Bupati Lampung Tengah
Namun Bupati Perbaikan saat ini cukup lihai dalam waktu mainkan perannya bahkan beliau terduga melibatkan orang dekat anak bahkan arik kandung Sendiri dalam mengatur proyek hingga Jabatan
Ini bukan menjadi rahasia umum lagi bahkan sudah menjadi perbincangan hangat Seantero Aceh Tenggara,kami berharap agar KPK juga melakukan OTT di Kabupaten Aceh Tenggara ini sehingga takbir kebusukan pimpinan saat ini bisa diungkap kepermukaan sama seperti Bupati Lampung Tengah.
Ingat bos Q Jabatan hanya sementara jangan terlalu membuat aturan untuk memperkaya diri sendiri .
Artinya jangan terlalu memaksakan kehendak untuk memperkaya diri sendiri melalu pengaturan proyek Jabatan untuk mengembalikan utang Pilkada ,memmpinlah sesuai aturan yang berlalu.
Namun kami dari Aktivis kaliber mengharapkan KPK melakukan OTT di bumi sepakat segenep ini ,kenapa Karana saat ini pejabat no wahidnya seolah kebal Terhadap Hukum ,bahkan hukum menurutnya mungkin bisa di jual beli pada saat memimpin ini.
Ingat bos di atas langit masih ada langit.you tunggu aja












