Aceh Tengah – Ketua LSM KALIBER Aceh, Zoel Kenedy, mempertanyakan alasan dihentikannya sementara kegiatan perbaikan ruas jalan Bintang–Simpang Kraf, Kabupaten Aceh Tengah, padahal jalan tersebut merupakan akses vital dan prioritas bagi masyarakat.
Zoel menilai penghentian pekerjaan tanpa penjelasan yang jelas telah memperparah kondisi warga yang bergantung penuh pada jalur tersebut untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari.
“Kenapa kegiatan perbaikan jalan ini dihentikan? Padahal ini jelas akses vital dan prioritas. Sampai hari ini masih banyak mobil warga terjebak dan tidak bisa melintas. Kalau memang tidak bisa ditangani, alasannya apa? Ini yang perlu dijelaskan secara terbuka,” tegas Zoel, Sabtu (17/01/2026).
Menurutnya, penghentian pekerjaan justru terjadi di saat masyarakat sangat berharap akses jalan dapat segera normal, terlebih menjelang masuknya bulan suci Ramadan, di mana mobilitas dan distribusi kebutuhan pokok biasanya meningkat.
“Warga berharap jalan ini segera siap dan bisa dilalui dengan aman. Apalagi sebentar lagi masuk Ramadan. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan karena ketidakjelasan kebijakan dan lemahnya koordinasi,” tambahnya.
Kendaraan Warga Terjebak, Aktivitas Lumpuh
Zoel mengungkapkan, akibat belum tertanganinya longsor dan terhentinya pekerjaan, banyak kendaraan warga yang terjebak di kedua sisi jalan. Kondisi ini membuat aktivitas warga nyaris lumpuh, termasuk pengangkutan hasil pertanian dan akses menuju fasilitas pendidikan serta layanan kesehatan.
Ia menegaskan, jika Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas PUPR tidak memiliki kemampuan atau kesiapan dalam menangani ruas jalan tersebut, maka seharusnya disampaikan secara jujur kepada publik.
“Jangan diam. Kalau memang ada kendala anggaran, teknis, atau kewenangan, sampaikan ke masyarakat. Jangan sampai ini terkesan pembiaran,” ujarnya.
PUPR Aceh Belum Beri Penjelasan
Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas PUPR Provinsi Aceh, Mawardi, melalui PPTK perawatan jalan provinsi Dedek, belum mendapatkan tanggapan. Pesan WhatsApp dan panggilan telepon wartawan tidak direspons.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari Dinas PUPR Provinsi Aceh guna menjaga keseimbangan pemberitaan sesuai prinsip jurnalistik.
Masyarakat Kecamatan Bintang berharap pemerintah segera melanjutkan kembali pekerjaan perbaikan dan mengambil langkah konkret agar ruas jalan Bintang–Simpang Kraf Aceh Tengah dapat segera difungsikan normal, demi keselamatan dan kelangsungan hidup warga.












