Kasus Faisal di Polda Metro Jaya Jadi Alarm Bahaya Penegakan Hukum

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 01:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KNPI Aceh Timur: Negara tidak boleh kalah oleh aksi premanisme di ruang hukum

Aceh Timur —ZkaNews.com: Dugaan tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya terhadap seorang warga bernama Faisal (50) menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Peristiwa tersebut dinilai bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan mencederai rasa keadilan dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Faisal diketahui memenuhi undangan resmi aparat untuk menjalani proses konfrontasi. Namun, alih-alih mendapatkan perlindungan hukum, ia justru diduga menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan orang di dalam area kantor polisi.

Peristiwa ini dinilai sangat memprihatinkan, mengingat lokasi kejadian merupakan tempat yang seharusnya menjadi simbol penegakan hukum dan perlindungan bagi masyarakat.

Ketua KNPI Aceh Timur, H. Sulaiman, menyampaikan kecaman keras atas insiden tersebut. Ia menilai kejadian ini sebagai bentuk kegagalan serius dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan aparat penegak hukum.

“Saya mengutuk keras tindakan kekerasan ini. Peristiwa seperti ini tidak seharusnya terjadi, apalagi di dalam kantor polisi. Ini menimbulkan pertanyaan besar terkait pengawasan dan penegakan hukum di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:  ‎Pengurus Rumah Tani Nusantara Dukung Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak terkait. Menurutnya, apabila insiden seperti ini tidak ditangani secara tegas dan transparan, maka berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum.

“Jika di dalam institusi penegak hukum saja seseorang tidak mendapatkan perlindungan, maka hal ini menjadi preseden buruk. Negara tidak boleh kalah oleh tindakan premanisme. Aparat harus bertindak tegas dan profesional,” tambahnya.

KNPI Aceh Timur juga mendesak agar aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk mengusut pihak-pihak yang terlibat maupun kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam pengamanan.

Kasus ini diharapkan dapat ditangani secara terbuka, objektif, dan tanpa pandang bulu, guna memastikan keadilan benar-benar ditegakkan serta kepercayaan publik dapat dipulihkan.

Reporter: Zas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel zkanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Rumah Tani Nusantara Aceh Tengah Santuni Seratusan Anak Yatim dan Fakir Miskin, Serta Buka Puasa Bersama
Danki Kompi 3 Batalyon D Pelopor Brimob Polda Aceh Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026
Brimob Polda Aceh Batalyon D Sigap Bersihkan Danau Lut Tawar Pasca Longsor di Aceh Tengah
“Program Makan Siang Gratis di Bulan Puasa: HMI Takengon Sebut Pemerintah ‘Saingi’ Warung Nasi Ilegal”
‎Warga dan Aktivis Soroti Lambannya Rehabilitasi Pascabencana di Aceh, Pemerintah Diminta Transparan dan Tegas
‎44 KK Korban Bencana di Mendale Pertanyakan Huntara, DTH dan Jadup
‎Pengiriman Kerbau dari Aceh ke Sulawesi Selatan Kembali Ditolak, Pedagang Keluhkan Kebijakan Sejak 2022
BNPB Tancap Gas! Sisa 32 Huntara Korban Banjir Aceh Timur Ditarget Selesai 10 Hari
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 01:06 WIB

Kasus Faisal di Polda Metro Jaya Jadi Alarm Bahaya Penegakan Hukum

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:11 WIB

PT Rumah Tani Nusantara Aceh Tengah Santuni Seratusan Anak Yatim dan Fakir Miskin, Serta Buka Puasa Bersama

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:55 WIB

Danki Kompi 3 Batalyon D Pelopor Brimob Polda Aceh Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 04:32 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon D Sigap Bersihkan Danau Lut Tawar Pasca Longsor di Aceh Tengah

Senin, 23 Februari 2026 - 06:31 WIB

“Program Makan Siang Gratis di Bulan Puasa: HMI Takengon Sebut Pemerintah ‘Saingi’ Warung Nasi Ilegal”

Berita Terbaru