Delapan Rumah Warga Terbakar di Dewantara, Diduga Akibat Korsleting Listrik Saat Makan Siang

- Penulis

Senin, 21 Juli 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara, ZK-anews.com, – Kebakaran hebat melanda pemukiman warga di Dusun 3 (Remsus), Desa Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Senin (21/7/2025) siang. Sebanyak delapan unit rumah dengan konstruksi permanen dan semi permanen terbakar dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB tersebut.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H melalui Kapolsek Dewantara Iptu Muhammad Suherno membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan saksi Jafaruddin Abdullah (59), asap dan kobaran api pertama kali terlihat dari bagian dapur rumah milik adik kandungnya, Nuraini (56), yang saat itu sedang makan siang bersama keluarga. Diduga api berasal dari korsleting listrik di bagian plafon dapur.

Melihat kejadian itu, sebut Kapolsek, Jafaruddin segera menghubungi personel Polsek Dewantara. Sekitar 20 menit kemudian, dua unit mobil pemadam milik PT PIM tiba di lokasi untuk memadamkan api. Pemadaman dilanjutkan dengan bantuan mobil Damkar dari PT Arun hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.45 WIB.

Lanjutnya, Rumah-rumah yang terbakar tersebut milik warga atas nama Jafaruddin Abdullah, Rusli Budiman, Nuraini, Hendra, Maulidi, Zulfatani, Nurlaili, Rahmad Fadawi, dan Muhrizal Putra. Sementara dua rumah lainnya, milik Furqan Ahmad dan Marwandani, terdampak di bagian dinding kayu namun masih dapat dihuni. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp800 juta.

Baca Juga:  ‎Perbaikan Jalan Bintang–Simpang Kraf Dihentikan, Zoel Kenedy Pertanyakan Alasan PUPR Aceh

“Mendapat informasi tersebut personel kami langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan dari warga. Kami juga berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran PT PIM dan PT Arun. Saat ini lokasi sudah dipasangi garis polisi, dan penyelidikan penyebab kebakaran masih dilakukan oleh Tim INAFIS Sat Reskrim Polres Lhokseumawe,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, pihak aparatur desa telah mendirikan tenda darurat sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang terdampak.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik dan memastikan kondisi instalasi di rumah masing-masing dalam keadaan aman untuk menghindari musibah serupa di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel zkanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎ELANG TIGA HAMBALANG DPP ACEH SANGAT ‎MENGAPRESIASI CALON KAPOLRI IRJEN POL SUYUDI ‎
‎Pengurus Rumah Tani Nusantara Dukung Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden
‎ ‎Nakes RSUD Datu Beru Bantah Mogok Ditunggangi Pejabat: Perjuangan Sudah Berjalan Hampir Lima Tahun
‎ELANG TIGA HAMBALANG Apresiasi Irjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri Berprestasi dan Bersih
‎Nakes RSUD Datu Beru Takengon Mogok Kerja, Protes Pembagian Jasa Medis
Proyek Rp17 Miliar PT Bina Pratama Persada Diduga Asal-asalan, Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi.
Yusra Efendi Tolak Relise Permintaan Maaf Wabup Aceh Tengah, Dinilai Sepelekan Martabat Profesi Pers.
‎Perbaikan Jalan Bintang–Simpang Kraf Dihentikan, Zoel Kenedy Pertanyakan Alasan PUPR Aceh
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:25 WIB

‎ELANG TIGA HAMBALANG DPP ACEH SANGAT ‎MENGAPRESIASI CALON KAPOLRI IRJEN POL SUYUDI ‎

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:58 WIB

‎Pengurus Rumah Tani Nusantara Dukung Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:32 WIB

‎ ‎Nakes RSUD Datu Beru Bantah Mogok Ditunggangi Pejabat: Perjuangan Sudah Berjalan Hampir Lima Tahun

Minggu, 25 Januari 2026 - 06:56 WIB

‎ELANG TIGA HAMBALANG Apresiasi Irjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri Berprestasi dan Bersih

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:51 WIB

Proyek Rp17 Miliar PT Bina Pratama Persada Diduga Asal-asalan, Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi.

Berita Terbaru