‎ELANG TIGA HAMBALANG Apresiasi Irjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri Berprestasi dan Bersih

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Lembaga Pemantau Elang Tiga Hambalang menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sosok Irjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si. yang dinilai layak menjadi calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Penilaian tersebut didasarkan pada rekam jejak panjang, prestasi mentereng, serta integritas yang terjaga selama berkarier di institusi Polri.

Irjen Pol. Suyudi Ario Seto merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 yang dikenal sebagai spesialis reserse. Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi, sejak dipercaya menduduki jabatan tersebut pada tahun 2025.

Inovator Sosial dan Humanis
‎Saat menjabat sebagai Kapolda Banten, Suyudi dikenal sebagai inisiator program Poliran (Polisi Peduli Pengangguran), sebuah inovasi sosial yang bertujuan membantu korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dan masyarakat pengangguran melalui pelatihan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi.

Program tersebut mendapat apresiasi nasional, termasuk penghargaan dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Selain itu, Suyudi juga dianugerahi PIMRED AWARD 2025 sebagai Pemimpin Visioner Program Sosial Budaya.

Tegas dalam Penegakan Hukum
‎Dalam bidang penegakan hukum, Irjen Pol. Suyudi dikenal tegas dan berani. Saat bertugas di fungsi reserse, ia berhasil mengungkap sejumlah kasus besar, di antaranya kasus pemerasan PT Chandra Asri Alkali yang melibatkan petinggi Kadin Cilegon.

Ia juga dikenal konsisten dalam pemberantasan mafia tanah, bahkan menginisiasi penerapan scientific crime investigation saat menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya. Atas dedikasinya tersebut, Suyudi menerima penghargaan dari Menteri ATR/BPN.

Selain itu, ia berperan penting dalam penjemputan buronan kelas kakap Maria Pauline Lumowa dalam kasus pembobolan BNI senilai Rp1,7 triliun di Serbia, serta menertibkan ribuan penambang emas ilegal di Gunung Pongkor, Bogor, pada tahun 2015.
‎Berkat ketegasannya, Irjen Pol. Suyudi bahkan dijuluki sebagai “Eliott Ness Indonesia”, merujuk pada keberaniannya melawan kejahatan terorganisasi.

Karier Lapangan yang Kuat
‎Rekam jejak jabatan Suyudi menunjukkan pengalaman lapangan yang lengkap. Ia pernah menjabat sebagai Kapolsek di wilayah Jakarta, Kapolres Bogor, Kapolres Jakarta Pusat, hingga Wakapolda Metro Jaya, sebelum dipercaya menduduki jabatan strategis di tingkat nasional.
‎Dinilai Layak Pimpin Polri
‎Lembaga Pemantau Elang Tiga Hambalang menilai Irjen Pol. Suyudi sebagai sosok pemimpin yang tangguh, disiplin, dan humanis, serta konsisten dalam memberantas kejahatan terorganisasi maupun kejahatan konvensional.

“Dengan rekam jejak bersih, prestasi nyata, dan keberpihakan kepada masyarakat, Irjen Pol. Suyudi Ario Seto layak dipertimbangkan sebagai Kapolri,” demikian pernyataan Elang Tiga Hambalang.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Divisi Humas Polri Pengikut Prabowo untuk Indonesia,
‎Lembaga Pemantau Elang Tiga Hambalang, Kalimantan Timur.

Baca Juga:  Yusra Efendi Tolak Relise Permintaan Maaf Wabup Aceh Tengah, Dinilai Sepelekan Martabat Profesi Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel zkanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Rumah Tani Nusantara Aceh Tengah Santuni Seratusan Anak Yatim dan Fakir Miskin, Serta Buka Puasa Bersama
Danki Kompi 3 Batalyon D Pelopor Brimob Polda Aceh Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026
Brimob Polda Aceh Batalyon D Sigap Bersihkan Danau Lut Tawar Pasca Longsor di Aceh Tengah
“Program Makan Siang Gratis di Bulan Puasa: HMI Takengon Sebut Pemerintah ‘Saingi’ Warung Nasi Ilegal”
‎Warga dan Aktivis Soroti Lambannya Rehabilitasi Pascabencana di Aceh, Pemerintah Diminta Transparan dan Tegas
‎44 KK Korban Bencana di Mendale Pertanyakan Huntara, DTH dan Jadup
‎Pengiriman Kerbau dari Aceh ke Sulawesi Selatan Kembali Ditolak, Pedagang Keluhkan Kebijakan Sejak 2022
BNPB Tancap Gas! Sisa 32 Huntara Korban Banjir Aceh Timur Ditarget Selesai 10 Hari
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:11 WIB

PT Rumah Tani Nusantara Aceh Tengah Santuni Seratusan Anak Yatim dan Fakir Miskin, Serta Buka Puasa Bersama

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:55 WIB

Danki Kompi 3 Batalyon D Pelopor Brimob Polda Aceh Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 04:32 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon D Sigap Bersihkan Danau Lut Tawar Pasca Longsor di Aceh Tengah

Senin, 23 Februari 2026 - 06:31 WIB

“Program Makan Siang Gratis di Bulan Puasa: HMI Takengon Sebut Pemerintah ‘Saingi’ Warung Nasi Ilegal”

Senin, 23 Februari 2026 - 06:13 WIB

‎Warga dan Aktivis Soroti Lambannya Rehabilitasi Pascabencana di Aceh, Pemerintah Diminta Transparan dan Tegas

Berita Terbaru