Kasus Pemukulan Antar Pelajar di SMPN 33 Takengon Diselesaikan Secara Damai, Kedua Pihak Sepakati Perjanjian Tertulis

- Penulis

Senin, 10 November 2025 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – zkanews.com|Kasus dugaan pemukulan yang melibatkan pelajar SMP Negeri 33 Takengon, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah, resmi diselesaikan secara kekeluargaan. Kesepakatan damai tersebut ditandatangani pada Senin, 10 November 2025 di hadapan pihak sekolah, komite, dan pemerintah kampung setempat.

Dalam perjanjian tertulis tersebut, pihak wali dari pelajar terlapor (pihak pertama) yang terdiri dari:

Abdul Salim (Wali dari Insan)

Sopian (Wali dari Daffa)

Hairun (Wali dari Faisal)

Mengakui telah terjadi tindakan pemukulan berlebihan yang dilakukan oleh anak mereka.

Sementara itu, pihak wali korban (pihak kedua) terdiri dari:

Syofiyan (Wali dari Lutfli Hadi)

Sukri (Wali dari Mustakim)

kedua pihak setuju menyelesaikan persoalan tanpa melibatkan jalur hukum, dengan mempertimbangkan kebaikan bersama dan keberlanjutan pendidikan anak.

Saksi dan Pihak yang Mengetahui:

Islamuddin – Kepala SMPN 33 Takengon

Hajiman – Ketua Komite SMPN 33

Wali Kelas siswa yang terlibat juga turut hadir dan mengetahui proses penyelesaian kasus tersebut. (Nama wali kelas dapat ditambahkan apabila disampaikan oleh pihak sekolah/anda)

Reje Kuyun

Baca Juga:  Besok Kaliber Resmi Laporkan Beberapa Dinas Di Kabupaten Agara Ke Lembaga Anti surah

Reje Kuyun Toa: Saidi

Reje Kuyun Uken (ditandatangani resmi sesuai dokumen kesepakatan)

Pihak pertama mengakui kesalahan atas tindakan pemukulan yang dilakukan oleh anak-anak mereka.

Pihak pertama berkomitmen, apabila kejadian serupa terulang kembali atau anak kembali melakukan tindakan kekerasan terhadap pelajar lain, maka pihak wali bersedia menarik anak dari SMPN 33 Takengon.

Pelajar pelaku tetap diperbolehkan mengikuti proses belajar, namun dikenakan sanksi skorsing selama 1 (satu) minggu, sesuai ketentuan tata tertib sekolah.

Pihak kedua sepakat tidak melanjutkan persoalan ini ke ranah hukum dan menerima penyelesaian secara damai.

 

Kepala SMPN 33 Takengon, Islamuddin, menyampaikan bahwa solusi ini dipilih untuk memastikan keberlanjutan pendidikan dan pembinaan karakter siswa.

“Yang kita jaga adalah masa depan anak-anak. Kesepakatan damai ini bukan untuk menutup persoalan, tetapi menjadi pembelajaran agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujarnya.

Penyelesaian ini diharapkan menjadi contoh penyelesaian masalah secara musyawarah di tingkat sekolah, dengan tetap menjunjung tinggi etika pendidikan dan pembinaan karakter pelajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel zkanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Rumah Tani Nusantara Aceh Tengah Santuni Seratusan Anak Yatim dan Fakir Miskin, Serta Buka Puasa Bersama
Danki Kompi 3 Batalyon D Pelopor Brimob Polda Aceh Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026
Brimob Polda Aceh Batalyon D Sigap Bersihkan Danau Lut Tawar Pasca Longsor di Aceh Tengah
“Program Makan Siang Gratis di Bulan Puasa: HMI Takengon Sebut Pemerintah ‘Saingi’ Warung Nasi Ilegal”
‎Warga dan Aktivis Soroti Lambannya Rehabilitasi Pascabencana di Aceh, Pemerintah Diminta Transparan dan Tegas
‎44 KK Korban Bencana di Mendale Pertanyakan Huntara, DTH dan Jadup
‎Pengiriman Kerbau dari Aceh ke Sulawesi Selatan Kembali Ditolak, Pedagang Keluhkan Kebijakan Sejak 2022
BNPB Tancap Gas! Sisa 32 Huntara Korban Banjir Aceh Timur Ditarget Selesai 10 Hari
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:11 WIB

PT Rumah Tani Nusantara Aceh Tengah Santuni Seratusan Anak Yatim dan Fakir Miskin, Serta Buka Puasa Bersama

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:55 WIB

Danki Kompi 3 Batalyon D Pelopor Brimob Polda Aceh Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 04:32 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon D Sigap Bersihkan Danau Lut Tawar Pasca Longsor di Aceh Tengah

Senin, 23 Februari 2026 - 06:31 WIB

“Program Makan Siang Gratis di Bulan Puasa: HMI Takengon Sebut Pemerintah ‘Saingi’ Warung Nasi Ilegal”

Senin, 23 Februari 2026 - 06:13 WIB

‎Warga dan Aktivis Soroti Lambannya Rehabilitasi Pascabencana di Aceh, Pemerintah Diminta Transparan dan Tegas

Berita Terbaru