Pemimpin Daerah Yang Arogan Pantaskah di Sebut Sebagai Pimpinan Oleh Ketua Kaliber Aceh Zoel Kenedi

- Penulis

Selasa, 22 Juli 2025 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Zk-Anews.com | Dunia maya beberapa hari kembali dihebohkan oleh aksi seorang pejabat daerah. Kali ini, Bupati Aceh Tenggara menjadi sorotan tajam setelah video kemarahannya saat monev dengan kepala desa se Aceh Tenggara beredar

Publik dan netizen menilai sikapnya yang meledak-ledak hanya karena insiden absensi seorang Kepala Desa beserta Ketua Badan Peemusyawaratn Kute ( BPK) sebagai cerminan arogansi kekuasaan.

Sungguh aneh Seorang Bupati namun berlagak seperti mafia berbicara tanpa ada tata Krama yang santun ,wajar kita menunjukkan ketegasan namun bukan seperti gaya Bupati itu sendiri seolah yang menjadi Perseta dalam monev silaturahmi dengan kepala desa tersebut adalah ajang menunjukan keegoisan.

Baca Juga:  Delapan Rumah Warga Terbakar di Dewantara, Diduga Akibat Korsleting Listrik Saat Makan Siang

Masih banyak bahasa yang seharusnya dikeluarkan , tampak tugas namun beringas yang terlihat ,bak macan mau menekam mangsa ,jikalau baqahan salah pun tidak seharusnya dimalukan dengan bahasa yang kurang berkenan diucapkan.

Harusnya dibina, bukan dimarahi di depan umum kayak anak kecil,” kalau Pemimpin bijak harusnya tegas memberi arahan ,namun Bupati Aceh Tenggara ini bukan menunjukan sikap tegas tapi preman pasar

apa pantas Bupati ngomong seperti PremanKalau preman ya pantas kalau Seorang pemimpin Daerah ya jelas tidak pantas dan tidak etis. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel zkanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Rumah Tani Nusantara Aceh Tengah Santuni Seratusan Anak Yatim dan Fakir Miskin, Serta Buka Puasa Bersama
Danki Kompi 3 Batalyon D Pelopor Brimob Polda Aceh Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026
Brimob Polda Aceh Batalyon D Sigap Bersihkan Danau Lut Tawar Pasca Longsor di Aceh Tengah
“Program Makan Siang Gratis di Bulan Puasa: HMI Takengon Sebut Pemerintah ‘Saingi’ Warung Nasi Ilegal”
‎Warga dan Aktivis Soroti Lambannya Rehabilitasi Pascabencana di Aceh, Pemerintah Diminta Transparan dan Tegas
‎44 KK Korban Bencana di Mendale Pertanyakan Huntara, DTH dan Jadup
‎Pengiriman Kerbau dari Aceh ke Sulawesi Selatan Kembali Ditolak, Pedagang Keluhkan Kebijakan Sejak 2022
BNPB Tancap Gas! Sisa 32 Huntara Korban Banjir Aceh Timur Ditarget Selesai 10 Hari
Berita ini 276 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:11 WIB

PT Rumah Tani Nusantara Aceh Tengah Santuni Seratusan Anak Yatim dan Fakir Miskin, Serta Buka Puasa Bersama

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:55 WIB

Danki Kompi 3 Batalyon D Pelopor Brimob Polda Aceh Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 04:32 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon D Sigap Bersihkan Danau Lut Tawar Pasca Longsor di Aceh Tengah

Senin, 23 Februari 2026 - 06:31 WIB

“Program Makan Siang Gratis di Bulan Puasa: HMI Takengon Sebut Pemerintah ‘Saingi’ Warung Nasi Ilegal”

Senin, 23 Februari 2026 - 06:13 WIB

‎Warga dan Aktivis Soroti Lambannya Rehabilitasi Pascabencana di Aceh, Pemerintah Diminta Transparan dan Tegas

Berita Terbaru