Proyek Rp17 Miliar PT Bina Pratama Persada Diduga Asal-asalan, Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi.

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil – Proyek pembangunan bernilai fantastis mencapai Rp17.360.285.000 yang dikerjakan oleh PT Bina Pratama Persada menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, pekerjaan yang seharusnya mengedepankan standar mutu konstruksi justru diduga dikerjakan secara asal-asalan dan mengabaikan kualitas material.

‎Berdasarkan laporan warga, material yang digunakan di lapangan jauh dari ketentuan teknis. Alih-alih memakai kayu Damli—jenis kayu kuat yang lazim digunakan untuk konstruksi besar—pihak pelaksana proyek justru disebut menggunakan kayu seadanya, seperti kayu sung dan kayu jambu, yang jelas tidak memiliki daya tahan memadai.

‎“Dengan nilai proyek sebesar itu, seharusnya hasilnya kokoh dan berkualitas. Tapi yang kami lihat di lapangan justru asal jadi,” ungkap salah satu warga yang kecewa melihat kondisi pekerjaan tersebut.

‎Ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Subkyadi, selaku Humas PT Bina Pratama Persada, hanya memberikan keterangan singkat yang terkesan melempar tanggung jawab. Ia menyebut bahwa kerusakan atau kelalaian di lapangan merupakan akibat dari “oknum tak bertanggung jawab” yang merusak antarwilayah perbatasan Aceh Singkil dan Aceh Selatan.

‎Namun, jawaban tersebut justru memunculkan kecurigaan baru di kalangan masyarakat. Banyak yang menilai, pernyataan itu hanyalah bentuk pengalihan isu dan upaya untuk menghindari tanggung jawab atas kualitas pekerjaan yang jauh dari standar.

‎Warga dan pemerhati pembangunan mendesak agar pihak berwenang segera turun tangan untuk memeriksa secara langsung kondisi proyek dan material yang digunakan. Proyek bernilai miliaran rupiah ini tidak boleh dibiarkan menjadi ajang investasi asal-asalan yang justru merugikan masyarakat dan mencoreng citra pembangunan di Aceh Singkil.

Baca Juga:  Dandim 0106/Aceh Tengah Menyambut Pangkogabwilhan I Letnan Jenderal TNI Kunto Arief Wibowo Di Bandara Rembele

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel zkanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎ELANG TIGA HAMBALANG DPP ACEH SANGAT ‎MENGAPRESIASI CALON KAPOLRI IRJEN POL SUYUDI ‎
‎Pengurus Rumah Tani Nusantara Dukung Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden
‎ ‎Nakes RSUD Datu Beru Bantah Mogok Ditunggangi Pejabat: Perjuangan Sudah Berjalan Hampir Lima Tahun
‎ELANG TIGA HAMBALANG Apresiasi Irjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri Berprestasi dan Bersih
‎Nakes RSUD Datu Beru Takengon Mogok Kerja, Protes Pembagian Jasa Medis
Yusra Efendi Tolak Relise Permintaan Maaf Wabup Aceh Tengah, Dinilai Sepelekan Martabat Profesi Pers.
‎Perbaikan Jalan Bintang–Simpang Kraf Dihentikan, Zoel Kenedy Pertanyakan Alasan PUPR Aceh
‎PGI (Persatuan Golf Indonesia) & NBG (New Brother Golf) Charity, Komunitas Golf Batam, Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Silih Nara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:25 WIB

‎ELANG TIGA HAMBALANG DPP ACEH SANGAT ‎MENGAPRESIASI CALON KAPOLRI IRJEN POL SUYUDI ‎

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:58 WIB

‎Pengurus Rumah Tani Nusantara Dukung Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:32 WIB

‎ ‎Nakes RSUD Datu Beru Bantah Mogok Ditunggangi Pejabat: Perjuangan Sudah Berjalan Hampir Lima Tahun

Minggu, 25 Januari 2026 - 06:56 WIB

‎ELANG TIGA HAMBALANG Apresiasi Irjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri Berprestasi dan Bersih

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:51 WIB

Proyek Rp17 Miliar PT Bina Pratama Persada Diduga Asal-asalan, Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi.

Berita Terbaru