Rumah Biru” Medco E&P Malaka Jadi Agen Perubahan di Aceh Timur

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Idi Rayeuk, ZKANnews.com.– Sebuah rumah bercat putih biru di tepi jalan Desa Blang Nisam, Kabupaten Aceh Timur, ramai dengan tawa anak-anak setiap sore. Warga menyebutnya “Rumah Biru”, meski nama resminya adalah Rumah Pemberdayaan Ibu dan Anak (RPIA). Dari tempat sederhana ini, lahir banyak kisah inspiratif tentang anak-anak berprestasi dan ibu-ibu yang semakin mandiri. 29 Agustus 2025.

Sejak berdiri pada 2019, inisiatif Medco E&P Malaka bersama Medco Foundation ini telah menjadi pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat. Anak-anak belajar membaca, menulis, hingga Bahasa Inggris. Bahkan, ada yang meraih prestasi tingkat kabupaten. Salah satunya adalah L. Maya, siswi SMA yang sukses meraih juara tari kreasi berkat latihan rutin di RPIA bersama fasilitator.

“Sejak adanya RPIA ini, anak-anak semakin rajin belajar. Banyak dari mereka yang menjadi juara kelas,” ujar Nova Mayanti, fasilitator RPIA Indra Makmur, Kamis (28/8). Ia menambahkan, kemampuan literasi anak-anak meningkat pesat, bahkan sebagian besar sudah bisa baca-tulis sejak kelas I dan II SD.

Tak hanya untuk anak-anak, RPIA juga menjadi ruang belajar bagi remaja dan ibu rumah tangga. Mereka mendapat pelatihan komputer, menjahit, membuat kue, hingga pengolahan hasil pertanian dan perikanan. “Bahkan bapak-bapak juga ikut, khususnya dalam pelatihan budidaya ikan,” ungkap Mayunidar, fasilitator RPIA Julok.

Baca Juga:  ‎TNI AU Fasilitasi Penerbangan Gratis Warga Aceh Tengah–Bener Meriah ke Medan Akibat Akses Jalan Terputus

Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, RPIA Julok menggelar berbagai lomba untuk 50 anak. Acara ini mendapat dukungan penuh dari Medco E&P Malaka sebagai bentuk komitmen perusahaan mendukung tumbuh kembang anak di desa.

RPIA memiliki tiga fokus utama: edukasi dan literasi, ekonomi kreatif, serta kesehatan. Program kesehatan misalnya, diwujudkan melalui penyuluhan stunting dan imunisasi dasar lengkap. Fasilitas yang tersedia pun lengkap, mulai dari ruang baca dengan koleksi buku, ruang komputer, hingga aula serbaguna yang kerap menghadirkan narasumber ahli di bidangnya.

Bagi masyarakat, “Rumah Biru” bukan sekadar tempat belajar, melainkan simbol harapan untuk masa depan yang lebih baik. Dari rumah sederhana ini, generasi baru Aceh Timur tumbuh dengan percaya diri, mandiri, dan siap menghadapi masa depan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel zkanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎ELANG TIGA HAMBALANG DPP ACEH SANGAT ‎MENGAPRESIASI CALON KAPOLRI IRJEN POL SUYUDI ‎
‎Pengurus Rumah Tani Nusantara Dukung Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden
‎ ‎Nakes RSUD Datu Beru Bantah Mogok Ditunggangi Pejabat: Perjuangan Sudah Berjalan Hampir Lima Tahun
‎ELANG TIGA HAMBALANG Apresiasi Irjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri Berprestasi dan Bersih
‎Nakes RSUD Datu Beru Takengon Mogok Kerja, Protes Pembagian Jasa Medis
Proyek Rp17 Miliar PT Bina Pratama Persada Diduga Asal-asalan, Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi.
Yusra Efendi Tolak Relise Permintaan Maaf Wabup Aceh Tengah, Dinilai Sepelekan Martabat Profesi Pers.
‎Perbaikan Jalan Bintang–Simpang Kraf Dihentikan, Zoel Kenedy Pertanyakan Alasan PUPR Aceh
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:25 WIB

‎ELANG TIGA HAMBALANG DPP ACEH SANGAT ‎MENGAPRESIASI CALON KAPOLRI IRJEN POL SUYUDI ‎

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:58 WIB

‎Pengurus Rumah Tani Nusantara Dukung Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:32 WIB

‎ ‎Nakes RSUD Datu Beru Bantah Mogok Ditunggangi Pejabat: Perjuangan Sudah Berjalan Hampir Lima Tahun

Minggu, 25 Januari 2026 - 06:56 WIB

‎ELANG TIGA HAMBALANG Apresiasi Irjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri Berprestasi dan Bersih

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:51 WIB

Proyek Rp17 Miliar PT Bina Pratama Persada Diduga Asal-asalan, Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi.

Berita Terbaru